Skip to main content

Posts

Showing posts from April, 2021

Semoga

"kok makin tua makin berat ya rasanya?" hidup emang udah kaya komedi putar, naik turun tanpa jeda. Dari segala pikulan masalah yang kau tanggung, ada banyak tepukan semangat dari orang-orang sekitar. "yuk bisa yuk? tetep kuat dan berjuang. Semangat, ya!" mereka menyemangatiku dan membiarkanku berjuang sendirian tanpa peduli bagaimana kondisiku setelahnya.  Untuk kamu yang sedang berusaha mengupayakan segala duka pilu dan beban yang lanjur kalut, beristirahatlah... Sejenak kau ambil waktu, melihat ketenangan dari belah matamu yang akhir-akhir ini terlihat sendu.  Dengarkan lagu-lagu tenang yang mungkin akan membawamu dalam kedamaian.  Setelah itu, kamu boleh kembali pada realita. Kembali dengan dirimu yang jauh lebih baik dari ini. Ingat, kamu hanya perlu menjadi diri sendiri dengan terus bertumbuh lebih baik lagi. Kita hidup untuk diri kita sendiri, selebihnya untuk mereka yang tetap ada bersama kita bagaimanapun keadaannya. Bukan egois, tapi seringkali kita diperbu...

Standarisasi Kehidupan

 "Kapan wisuda?" "kapan nikah?" "Kapan punya anak?" "Kapan nambah anak?" Pertanyaan yang membuat sebagian orang kesal, marah, sedih dan tertekan. Pertanyaan sederhana yang mengakibatkan overthinking. Pertanyaan yang bisa menjadi pembunuhan karakter di depan banyak orang. Usia yang matang atau sudah menginjak 20++ mungkin akan terlihat ringkih oleh pertanyaan ini.  Mereka lupa, bahwa setiap orang punya masa yang berbeda. Usia 22 tidak harus sudah wisuda, usia 24 tidak harus sudah menikah, usia 30 tidak harus punya anak. Semua ada pada porsi dan tempat yang berbeda. Jangan jadikan standarisasi kehidupan menjadi sama.  Setiap orang memiliki keinginan dan pencapaiannya masing-masing. Entah dari sisi apa, kita tidak harus selalu menyalahkan itu. Menikah atau belumnya seseorang adalah haknya, rezekinya, dan sudah menemukan waktu yang tepat. Bukan menikah cepat, tapi menikah di waktu yang tepat. Kapan tepatnya? Tidak harus pada usia yang sudah menjadi s...