Dulu kamu pernah bilang “Kalo ada yang lebih baik dari aku, sama dia aja gapapa” makanya aku coba untuk membuka hati untuk yang lain. Meskipun hasilnya nihil, aku akan tetap membukanya. Hingga pada akhirnya malah kamu yang lebih dulu punya pilihan lain selain aku dan aku pura-pura ga tau. Sekarang kamu bilang “kasih aku kesempatan sekali lagi” “aku pastikan cintanya setara” “ayo berjuang dari nol bareng-bareng” Tapi maaf, aku udah cape. Capee banget. Energiku rasanya udah terkuras dengan banyak hal yang terjadi selama kita kenal. Rasanya udah cukup aku ngerasain sakitnya sendirian hingga aku bertanya-tanya “apa aku tidak selayak itu untuk dicintai dan dihargai?” Ma, ternyata mencintai dan tidak dihargai itu rasa sakitnya membekas ya? Hingga aku takut untuk melangkah lagi. Ma, ternyata aku setidak layak itu ya untuk sekedar mendapatkan cinta yang setara? Ma, jika saja aku bisa memilih kepada siapa aku bisa jatuh cinta. Aku ingin menaruh cinta ini sepenuhnya hanya kepadamu da...
Halo, apa kabar? Gimana hari ini? Seneng? Cape? Gak apa-apa, semua hal buruk yang kamu lewatin hari ini gak akan selamanya, kok. Cape? Istirahat, ya. Seandainya sekarang kamu lagi ngerasain sedih, marah, kecewa atau apapun itu, semuanya wajar. Kamu boleh nangis dan bersedih, tapi janji ya gak lama-lama? Perlu kamu ingat, hidup tidak melulu tentang pencapaian, mendapatkan sesuatu yang kau inginkan tidak akan selalu bergaris pada harapan. Melainkan tentang bagaimana kamu bisa menerima, melepaskan dan mengikhlaskan. Meski hidup terbata-bata, semuanya akan terus berjalan, sayang. Kamu enggak harus berlari untuk mencapai garis itu. Pelan juga engga apa-apa, kok. Semua akan sampai pada waktu yang tepat. Tanpa kamu sadari, dirimu sudah mencapai titik hebat di luar dugaanmu. Kamu bisa bertahan di titik ini, dan tidak mengambil langkah untuk menyerah. Selama ini, kamu hanya takut akan rasa kecewa karena garis-garis mimpi yang sudah kau susun bisa gagal seketika. Padahal, semua ketaku...