Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2022
Dalam kepalaku,  ada banyak narasi di kepala tentang pertukaran perasaan yang lagi-lagi gagal untuk tuntas. alih-alih kuperas air mataku lamat-lamat kulempar dengan pasrah pada langit yang sendu sedari pagi Mungkin, kau akan bertanya sudah kenyangkah aku dengan kegagalan? Seolah-olah harapan yang kugenggam memiliki sembilan nyawa ia kuat, lebih kuat dari hari kemarin Ia tertawa dengan girang, memungut kilat yang berceceran diambang langit menuju sore Aku, masih tersungkur dengan perasan air mata yang tak jua habis pun mati Ia masih kuat, menggendong harapan yang tak habis dibunuh oleh realitas