Skip to main content

Kembali Merapikan Kegagalan

 Untuk kamu yang sedang melalui hal hal berat belakangan ini, terima kasih ya? Karena sudah mau bertahan sampai saat ini. Terima kasih sudah mau bersabar untuk bisa merapikannya satu persatu. Terima kasih, karena kamu tidak mengambil langkah untuk mengakhiri segalanya.

Jika hari ini kamu sudah cukup lelah, maka ajak dirimu sendiri untuk rehat sebentar saja. Lakukan apapun yang kau suka. Mendengarkan lagu favorit, menonton film terbaru, membeli barang idaman, makan makanan yang kausuka atau mungkin cukup dengan merebahkan diri di kamar tanpa harus memikirkan ini dan itu.

Kita sudah mengupayakan sesuatu dengan sebaik mungkin. Kita tidak bisa mengatur bagaimana hasil yang akan kita dapatkan nanti. Tuhan Maha Tahu atas segala proses yang dilalui setiap manusia.

Toh, jika kita gagal pun itu artinya Tuhan percaya, bahwa kita mampu untuk berbesar hati. Semua ada waktunya masing-masing. Kita cukup berupaya dan bersabar.

Perlu disadari, kita sudah berjalan sejauh ini bukan berarti Tuhan membiarkan umatnya untuk gagal begitu saja. Kita tidak akan pernah tahu hal apa yang akan Tuhan kasih di kemudian hari. Begitupun dengan keyakinan yang ada di dalam diri, kita harus percaya bahwa hal baik akan segera datang. Jangan berkecil hati dengan menyerah begitu saja. Sebab, jika kita menyerah begitu saja, mungkin kita bisa saja sedang melewatkan kesempatan yang tidak akan datang dua kali.

Sayangi dirimu sendiri dengan menghargai proses yang kautempuh. Sayangi dirimu sendiri dengan tidak menyalahkan atas kegagalan yang ada. Kamu berharga dan kamu berhak untuk Kembali menata hidup dengan lebih baik lagi.

Comments

Popular posts from this blog

Bukan untuk berhenti

Kalian pernah gak sih merasa sendiri? bener-bener sendiri? Padahal kita sadar, bahwa teman kita banyak, sangat banyak. Tapi, ada saat ketika semua itu mendadak menjadi nol. Fase ketika bangun tidur dengan banyaknya harapan, lalu terlelap tidur dengan banyaknya kesedihan. Usia yang sudah bukan lagi belasan, bukan lagi hanya untuk main-main, semua terasa jauh lebih berat pun menyesakan. Seperti ingin hilang lalu menguap begitu saja hahaha… menertawakan diri sendiri dari segala pilu yang sedang dihadapi. Kamu yang sedang pontang-panting mencari pekerjaan, aku paham bagaimana sulitnya menjadi sabar. Ketika hidup haruslah tetaplah berjalan dengan segala rupiah yang harus tetap ada. Kamu yang sedang patah hati, aku paham bagaimana rasanya tersakiti berulang kali. Kehilangan rasa percaya seketika, lantas mengulas luka yang amat nyata. Kamu yang sedang rapuh sebab ditinggalkan ayah atau ibu, tabahlah. Aku paham bagaimana rasanya ditinggalkan oleh seseorang yang amat berarti untuk separuh...

Merayakan Kekalahan

Di dunia yang luas ini, entah kenapa aku harus mencintai seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya. Nampak bodoh emang, tapi aku bisa apa? Menjatuhkan hati kepadamu bukan sebuah pilihan, sebab semuanya terjadi di luar kendaliku.  Aku mencintai segala rumit yang ada dalam kepalamu. Mencintai sesuatu yang tidak orang lain lihat dengan semestinya.  Sayangnya, aku tidak setabah itu dalam memahami kenyataan. Aku tidak sekuat itu untuk melihat nanar mata yang masih lekat menyimpan masa lalu. Kamu sudah melalui banyak hal, bertumbuh, hancur, lalu terbentuk lagi. Proses yang kamu lalui bersama seseorang yang masih kamu ingat dengan sangat. Perjalanan waktu 7 tahun bukan hal yang mudah memang, dan aku yang baru saja datang ini seperti orang bodoh yang tidak mengerti bagaimana kamu dan isi kehidupanmu. Seharunya, waktu kamu bilang "cintaku habis di masa lalu" aku mundur dan sadar bahwa akan ada banyak hal pahit jika aku terus melangkah maju. Seharusnya, aku tidak membuka pintu i...

Jadi, masih mau bertahan, kan?

Halo, apa kabar? Gimana hari ini? Seneng? Cape? Gak apa-apa, semua hal buruk yang kamu lewatin hari ini gak akan selamanya, kok. Cape? Istirahat, ya. Seandainya sekarang kamu lagi ngerasain sedih, marah, kecewa atau apapun itu, semuanya wajar. Kamu boleh nangis dan bersedih, tapi janji ya gak lama-lama?  Perlu kamu ingat, hidup tidak melulu tentang pencapaian, mendapatkan sesuatu yang kau inginkan tidak akan selalu bergaris pada harapan. Melainkan tentang bagaimana kamu bisa menerima, melepaskan dan mengikhlaskan. Meski hidup terbata-bata, semuanya akan terus berjalan, sayang. Kamu enggak harus berlari untuk mencapai garis itu. Pelan juga engga apa-apa, kok. Semua akan sampai pada waktu yang tepat.  Tanpa kamu sadari, dirimu sudah mencapai titik hebat di luar dugaanmu. Kamu bisa bertahan di titik ini, dan tidak mengambil langkah untuk menyerah. Selama ini, kamu hanya takut akan rasa kecewa karena garis-garis mimpi yang sudah kau susun bisa gagal seketika. Padahal, semua ketaku...