Kalo nanti udah saatnya aku dipertemukan sama jodohku, aku bakalan bilang "kamu harus janji kalo nanti kita punya anak, jangan keras seperti ayahku. Jika kamu salah, akui saja. Jangan malah menyalahkan orang lain. Tolong, lembutkan suaramu dan redam amarahmu jangan seperti ayahku yang melulu membuat ibu menangis. Jika aku salah, tegur aku pelan-pelan, jangan bentak aku hingga menangis"
Dan aku akan belajar seperti ibu, selalu kuat dan tegar. Sosok yang selalu terlihat baik-baik saja meski dibalik itu semua aku tau; ibu menangis.
Aku gatau lagi harus cerita sama siapa. Saat ini aku ngerasa gapunya siapa-siapa. Gapunya temen gapunya orang yang bisa aku bagi tentang beratnya hidup. Tapi aku sadar, hidup harus kita telan pahit manisnya alur. Jangan bergantung pada siapa pun. Aku harus kuat, aku harus bisa, demi mama.
Dan aku akan belajar seperti ibu, selalu kuat dan tegar. Sosok yang selalu terlihat baik-baik saja meski dibalik itu semua aku tau; ibu menangis.
Aku gatau lagi harus cerita sama siapa. Saat ini aku ngerasa gapunya siapa-siapa. Gapunya temen gapunya orang yang bisa aku bagi tentang beratnya hidup. Tapi aku sadar, hidup harus kita telan pahit manisnya alur. Jangan bergantung pada siapa pun. Aku harus kuat, aku harus bisa, demi mama.
tulisanmu bagus, lanjutkan hehe
ReplyDelete